February 2012
5 posts
Anda Yang Tanpa 'ra' Tapi Serupa
Anda adalah orang yang pernah lalu-lalang dalam hubungan kami. Saya gerah, tapi mencoba diam. Hingga suatu saat anda pun menjelaskan bahwa selama itu kalian tidak ada apa-apa. Semua hanya saya yang berburuk sangka. Baik, saya percaya pada anda. Anda pun menawarkan diri untuk terbuka pada saya.
Anda pernah mendukung perjuangan saya padanya, mengacungkan jempol atas kegigihan saya. Tak jarang...
Ada ketenangan yang mengiringi keikhlasan saat tahu kita masih satu rasa.
– M
Berat untuk menunggu sesuatu yang kita tau kecil kemungkinannya. Dan lebih berat...
Through Indonesia. Cool!!!!
PING!!!
“Udah nyampe?”
“Masih di kantor? Pulang jam berapa?”
“Jangan pulang malem-malem ya”
“Kabarin kalo udah jalan”
“Kapan bisa ketemu?”
“PING!!! PING!!! PING!!!”
Aaaaah… Dulu aku berharap mendapatkan pesan-pesan semacam ini. Sekarang telah aku dapatkan. Tapi, kenapa masih kurang bahagia? Mungkin kalau itu datang dari...
January 2012
49 posts
Makassar
Terakhir menjejakkan kaki di kota ini sekitar dua belas tahun lalu. Aku datang lagi, entah kenapa setiap sisi mengingatkan kamu. Padahal kamu tidak di sini. Hanya membayangkan apa saja yang kamu saksikan saat di sini. Di sini pun masih kamu. Bagaimana bisa?
(Minggu pagi, siap tinggalkan kota ini)
Tanpa menyentuhku pun kamu masih bisa rasakan itu kan? Begini pun cukup.
– 28 Januari 2012
Jika yang Hanya Jika
Malam ini pikiranku melambung pada angan-angan, kesempatan kedua.
“Nanti, aku akan bersikap lebih manis. Jadi kamu pun terbawa manis. Sehingga kita akan sama-sama manis. Sepertinya akan menyenangkan.”
Sesal adalah tidak bisa cukup baik untukmu padahal kesempatan untuk memperbaiki itu tak pernah ada.
(Aku sedang ingin mengulang waktu)
Bicara Dulu
Dulu, aku pernah secara tidak langsung melarangmu berhubungan dengan dia. Tapi, kamu tolak. Kamu bilang alasannya tidak kuat, tidak masuk akal. Aku juga tau itu kekanakan.
Jika sekarang dia berhasil memintamu untuk tidak berhubungan denganku. Selamat. Kamu bisa lakukan itu tanpa paksaan. Kamu bisa berikan dia lebih dari yang kau beri dulu.
(Aku jelas sedih, tapi sekali lagi ‘ya...
Kenapa ya? Agak sedih loh diginiin. Tapi lagi-lagi ya sudahlah… :)
Hari ini aku buat mama nangis.
Hmmmm… Sulit karena saat seperti ini aku hanya butuh bicara dengan kamu.
Kuntawiaji: Bisa jadi, alasan terbesar dari... →
kuntawiaji:
Bisa jadi, alasan terbesar dari kesalahan dalam memilih pasangan hidup adalah rasa takut terhadap kesendirian. Orang yang membenci kesendiriannya akan memaksa dirinya untuk mencintai siapa pun, asal dia tidak sendiri. Padahal, cinta tidak bisa dipaksakan. Cinta secara alamiah datang kepadamu…
Ternyata masih cemburu saat kau ingat ukuran kakinya sementara tanggal ulang tahunku kau tak pernah ingat. Bahkan, saat ada yang ajak kau senang-senang, masih sesak di dada. Masih sulit…
Aku selalu bisa kamu bandingkan, sedang aku tak punya pembanding atasmu. Lantas...
– (23 Januari 2011)
Matikan Rasa
“Mungkin gw harus benci dulu ya?”
“Jangan!!! Lo harus mati rasa. Kalo benci, lebih gampang untuk cinta lagi.”
Masih sering dengar ‘benci dan cinta batasnya tipis’? Ya, dalam kasus seperti ini mungkin terjadi. Untuk kebaikanku, mungkin aku harus berhenti mencintaimu saat ini. Entah kemudian hari, suatu saat nanti. Mungkin saat semua tidak terlalu...
Membaca Kamu
Selalu setelah kecerobohan kita bergulir,
Dalam dekapmu kau genggam tanganku
Kudekatkan telinga tepat di dadamu
Sangat jelas kudengar detak jantungmu
Saat itu seirama dengan napasku
Persetan nama siapa berdegup atasnya
Mungkin kau tak sadar aku menyimak
Kupandang lebih keatas pada wajahmu
Matamu menerawang jauh pada hampa
Tampak kebimbangan atas pertautan
Ragu, saat pikiran menolak...
Bi(a)sa?
Mari aku tunjukkan, bagaimana kita sudah berusaha untuk bisa sebiasa mungkin dari pertemuan terakhir kita.
Ajak main anak gadis orang hingga tengah malam lalu tidak menanyakan bagaimana kabarnya. Apakah dia sudah sampai rumah atau belum. Ini salah satu bentuk sikap biasa.
M: Udah sampe, gak nyasar, terima kasih
U: Lama aja nyampenya.
M: Gak sih, udah daritadi
U: Kenapa baru ngabarin?
M:...
Pria Baik
Saat aku turuti maumu adalah saat dimana aku selalu percaya bahwa kau pria baik
Rayuan manis adalah ketulusan hati
Sentuh lembut bukanlah kepalsuan
Dekap hangat adalah buah kerinduan
Cumbu mesra bukanlah tanpa rasa
Mengapa hanya saat itu kau tundukan ragumu?
Picikku pun berlogika, kau hanya ingin hangatku
Namun mustahil…
Karena aku masih yakin kau orang baik
I still love you but I just can’t do it
I maybe dumb but I’m not...
– (Stupid In Love)
5 tags
5 tags
4 tags
sesa(a)t
Malammu sekadar mendingin
Mereka menjauh dari pelukmu
Semu dan sesaat pun aku tahu
Malam ini ku tata hati
(Selasa Malam, tak sadar tengah hujan)
Lolos dari Xia Aimei
Xia Aimei? Saya juga baru mendengar kata-kata yang mungkin adalah sebuah nama malam ini. Mungkin mereka yang akhir-akhir ini memperhatikan jadwal film bioskop pernah mendengarnya. Baiklah, Xia Aimei adalah film Indonesia tentang wanita mandarin yang terjebak trafficking di kawasan prostitusi Jakarta. Berhenti sampai disini, karena saya bukan akan membahas tentang film ini. Melainkan, bagaimana...
Aku pilih diam dan tersenyum
7 tags
2 tags
2 tags
9 tags
7 tags
1 tag
2 tags
kamu, apa kabar?
ziayazid:
kamu, apa kabar?
aku selalu merindumu dengan sabar
tapi kini kita berakhir bubar
aku tak bermuram durja
hanya merindumu sesekali saja.
dulu percakapan kita penuh seru
dan demikian berakhir haru
aku mencintamu sepenuh hati
siapa sangka kini aku patah hati
kamu, apa kabar?
menjelang malam rinduku mekar.
ke hati pedihnya mengakar.
12/01/2012
Hari ini, 12 Januari 2012. Tidak ada lagi yang istimewa seperti tahun lalu. Tapi hari ini boleh sekadar kujadikan alasan untuk mengingat kembali indahnya lalu dan bahwa tidak ada yang perlu aku sesali.
Tahun lalu aku buat ini, mungkin kamu tidak tau. Jadi, tanpa maksud apapun hanya ingin agar kau tau, bahwa ini pernah kubuat. Satu bulan sebelum hari-H selalu kucari hal apa yang membuat aku...